beritaku24 – Singapura menutup akhir 2025 dengan angka yang cukup menggembirakan.
Ekonominya tumbuh 5,7 persen pada kuartal IV. Di banding tahun lalu, ini peningkatan yang berarti.
Pertumbuhan tahunan ini memberi sinyal: aktivitas bisnis menguat, meski tekanan global belum benar-benar surut.
Jasa dan Manufaktur Pegang Peran Penting
Sektor jasa bergerak lebih cepat. Perdagangan naik. Transportasi juga.
Manufaktur? Masih jadi andalan. Permintaan dari luar negeri terjaga. Tidak melonjak, tapi stabil.
Kedua sektor ini jadi penopang. Dorong angka tetap positif jelang tutup tahun.
Ekspor Membaik, Konsumsi Bertahan
Ekspor tumbuh. Konsumsi dalam negeri tak goyah.
Aktivitas logistik meningkat. Perputaran barang lebih lancar. Pasar mulai percaya diri.
Tapi otoritas tetap waspada. Dunia belum tenang. Ancaman dari luar masih mungkin mengganggu.
Prospek Di perhatikan, Tapi Tanpa Euforia
Pemerintah tak mau buru-buru senang.
Mereka lihat angka ini sebagai tanda positif. Tapi risiko tetap ada—moneter global bisa berubah. Geopolitik pun tak bisa di tebak.
Sektor-sektor utama terus di awasi. Jangan sampai lengah.
Akhir Tahun dengan Arah Naik
Dengan capaian 5,7 persen di kuartal terakhir, 2025 di tutup dengan sentimen yang cukup baik.
Angka ini bukan sekadar statistik. Jadi dasar buat rencana tahun depan. Baik di level kebijakan, maupun strategi pelaku usaha.
